0

My Word, My World

 
Episode 11:
“All About Billy”


Di sekolah, Emma merasa malu. Rasanya ingin sekali menonjok Manja. Kisahnya yang menjadi bahan obrolan di Facebook membuatnya jadi putus asa. Tapi tidak begitu dengan Stevin. Ia merasa biasa – biasa saja. Tidak ada rasa malu dalam hatinya, karena, ia merasa semua itu hanyalah permainan. Bahkan, walaupun dia selalu menjadi bahan gossip, dia tidak pernah merasa terhina karena satu hal : dia menganggap semua ini permainan. Dia pernah digosipkan bersama Billy, Angela, dan banyak lagi. Tapi, dia tidak tersinggung.
Dan, ini adalah kisah tentang Billy:
Billy banyak dianggap sebagai anak yang menyebalkan. Setiap kali dia lewat, hanya Anda dan Vena yang bersamanya. Sebenarnya, Anda tidak terlalu dekat dengan Billy. Billy pernah bertengkar dengan Emma, sehingga mereka bermusuhan, walaupun hanya sebentar. Billy mengejek, menyiksa semua orang. Salah satu teman baiknya, Nia adalah satu – satunya yang sama persis kelakuannya dengan Billy. Billy terutama mengejek Joe. Oh, memang. Tidak ada yang mau jadi Joe!
Kali ini, adalah kejadian yang mengubah hidup Billy selamanya. Hari ini, pelajaran Conversation. Setiap anak diwajibkan maju dan memperkenalkan diri. Saat Billy maju, semua anak perhatiannya tertuju ketika dia mengatakan : “I like play Barbie!”
Seketika itu juga, Aloy dengan lantang berkata : “Wah! Billy the Barbie!” mendengar itu, semua anak tertawa. Nato dengan segera langsung menyahut : “Eh, Billy the Barbie nu tongos!” satu kelas pun tertawa terbahak – bahak, begitu juga Miss Anggi. Billy kesal, dan akhirnya kembali duduk dengan murung. Sejak saat itu, dia selalu dipanggil Barbie tongos! Betapa kesalnya Barbie, eh Billy. Tiap hari dia hanya curhat ke Adeline. Adeline pun mendengarkan dengan sabar. Makin lama, sikap Billy berubah. Dari sikapnya yang menyebalkan sekali, menjadi menyenangkan (walaupun tidak menyenangkan sekali)
Teman teman pun menjadi bersahabat dengan Billy. Ketika pulang sekolah, (ini masih hari ketika Billy belajar conversation) Billy melihat kejadian aneh. Suatu kejadian yang sangat menyeramkan. Kejadian yang membuat semua orang yang melihatnya menangis. Tepat di depan mata Billy.
Hmm, memang apa yang terjadi? Terus ikuti My Word, My World, ya…. Tunggu episode 12 : “Romansa Internet IV” dan jangan lupa ikuti episode 13 : “Malam yang Paling Dingin”
See Ya!
0

My Word, My World

 
Episode 10:
“Ini kan…”

There sampai di rumah. Dia berbaring, kemudian berbalik – balik badan. Lelah, sekali. Dia mengambil BlackBerry-nya, membuka ÜberTwitter. Mulai membuat status. Cape pisan, tulisnya. Kemudian, dia melihat status orang lain. Emmaaaaa. :’(. Hanya seperti itu. Penasaran, There membuat status baru lagi. @emmaaaaa : kenapa, Ma? Tulisnya. Kemudian ia berbaring lagi. “There, ayo makan!” panggi Mama There. “Iya, Mam! Sebentar dulu… mau nonton Phineas and Ferb..” jawab There. “Jangan, ayo turun dan makan!” panggil Mama There. Dengan berat hati, There melepas BB-nya dan mematikan televisi, pergi menuju  meja makan. Dia makan dengan cukup lahap, karena kelaparan. “Memang tadi nggak makan?” tanya Mama There. “Makan, sih… Cuma kan les dulu, Mam. Jadi laper pisan…” kata There sambil terus melahap makanannya. Terdengar bunyi BB-nya. “ÜberTwitter,” kata There. “Hmm. Hey, sehabis mandi, kamu boleh nonton Phineas and Ferb. Tapi, setelah itu belajar, lho!” seru Mama There. “Pasti, Mam!” jawab There, sambil pergi menuju kamar mandi.
Sehabis mandi dengar air yang segar, There duduk di depan televisi, kemudian, terdengar bunyi BB-nya. SMS. “Dari siapa, sih?” serunya sambil terus menonton Phineas. Ternyata, sms itu dari Dina. Duh, There! Gimana, dong… gw takut kena masalah tentang si Joe! There membaca SMS Dina. Dia membalas. Ya, mau gimana deui? Udah, kasi tau ja, blg gg sengaja, gt… tulis There, kemudian mengklik tombol send. Dalam hati, There menganggap salah sendiri, pake aneh – aneh aja…
Ketika di tivi Perry sedang melawan Doofensmirth, terdengar bunyi bel. Dengan tidak rela, There membukakan pintu. “Pesananan untuk Theresia Villa,” kata tukang pos. “Terima kasih, pak…” kata There. Paket apa, ya? Ia merobek paket tersebut, dan kemudian bingung. “Ini kan….” Katanya.
Wah, gimana ya? Apa isi paket tersebut? Dari siapa? Tunggu saja! Dan, jangan lupa baca  episode 11 : “All About Billy” dan jangan lupa, baca sekuel kedua terakhir dari Romansa Internet di episode 12 : “Romansa Internet IV”!
See Ya!


0

Kenapa tersinggung?

Para pembaca, di mana pun anda berada, kenapa tersinggung? ini hanyalah cerita fiksi. gak ngerti?
 LOBA PAMOHALANNA, BANYAK BOONG-NYA, GAK BETULAN TERJADI.... HANYA HIBURAN... PENTING LHO! NGERTI, JADI GAK USAH TERSINGGUNG
0

My Word, My World

 
Episode 9
“Romansa Internet III”
Ringkasan episode 8 :
==Emma telah jadian dengan Stevin, tapi ternyata karena suatu kesalahan, dia telah membuat semua orang tahu! Apa yang terjadi, ya?==

Emma bingung. Sementara itu, comment makin banyak. There hanya mengucapkan Selamat!   “Oh!” teriak Emma. Ia ingin menangis. Kemudian, terdengar suara ibunya. “Ma… Emma! Ayo ada yang datang!”. Emma baru sadar, kalau Manja akan datang hari itu. Akhirnya, ia sadar dari mana Manja tahu. Ia berlari turun, dan melihat Manja tersenyum. “SELAMAT!”
Emma berlari, meninggalkan Manja. Sementara Manja terus mengutak atik BlackBerry-nya. Ia terus membalas comment di status Emma. Gw di rumah Emma. Pgn ngucpin selamat doang…. Emma melihat itu di komputernya. Kemudian, terdengar bunyi tanda BBM. Emma melihat, dari There. Selamat, Ma! Tak disangka, kau jadian sama Stevin! Padahal, kan kamu paling benci dia…. Tulis There. THERE!! PLIS DONG…. Gak usah gitu, kali…. Balas Emma. Gak, kok…. Cuma…. Selamat! Balas There. Emma makin terpuruk. Terdengar juga, di BB-nya suara tanda Facebook. Comment status-nya sekarang sudah 45. Salah satunya, Stevin. Duh, Manja…. Lw teh betul – betul manja, ya! >:(  tulis Stevin.
Tapi, begitulah Manja. Dia malah membalas, Aduh, ngebelain nih ye… There juga ikut ikutan Selamat, pada Emma, dan pada Stevin…. Semoga kalian berdua… punya anak dua… tulis There. Comment lain hanya tertulis, Hahaha, J, dan sejenisnya. Aloy juga ikut membalas. Toko mainan Har D’ Har. Khusus Emma dan Stevin. Hahahaha! Tulis Emma.
Sementara di bawah, Manja malah enak – enakan di layani oleh Ibunya Emma. “Thanks, Tante!” seru Manja. Emma makin geram. “HEH! KELUAR LOE! GANGGU AJA! KALAU MAUNYA NGEJEK DOANG, MENDING KELUAR DARI RUMAH GUE!” teriak Emma. Manja hanya tersenyum. Memang, sebenarnya dia tidak sengaja mendengar obrolan Stevin dan Emma di telepon. Tapi, namanya juga Manja. Pasti dia menggangu. Ibu Emma yang mendengar menegur Emma. “Tapi, ma?” seru Emma. “Emma, kau dihukum. BlackBerry dan Laptop-mu mama sita. Sekarang, pergi ke kamar, dan tidur!” seru Mama Emma. Manja hanya tersenyum licik.

Kira – kira, apa yang akan dilakukan oleh Mama Emma untuk Manja? Tunggu aja di episode 12 : “Romansa Internet IV” dan jangan lupa, baca juga episode 11 : “All about Billy”!
See YA!
0

Hanya Fiksi

Pembaca, perlu diketahui cerita - cerita dalam MY WORD, MY WORLD hanyalah fiksi. jadi, tidak perlu merasa gimana........ gitu.... ENJOY!
0

My Word, My World

 
Episode 8 :
“Romansa Internet II”

Cuplikan adegan sebelumnya:
==Emma dan Stevin sedang chatting, awalnya Stevin yang mengatakan Emma darling, dan berlanjut, sampai akhirnya Stevin berkata pada Emma wo ai ni, yang artinya Aku Sayang Kamu==

Emma bingung.  Apa yang Stevin tulis? Sebenarnya, dia tidak terlalu mengerti. Dia berlari, mengambil kamus. Sementara itu, Stevin berpikir demikian:  Emma mengerti, sepertinya. Sementara itu, apa yang harus dia lakukan? Membalas, atau menunggu sampai Stevin membalas? Setelah beberapa menit, dialah yang membalas. Stevin, aku ngerti apa yang kamu tulis itu. Wo ai ni, isn’t it right? I know what’s that mean… dan… Wo ai ni too… tulis Emma. Emma menggetar, gembira, dan teriak : “YES!!!” ibunya yang melihat terkaget. “Ada apa, Ma?” tanya Ibunya. “TIdak, kok Ma!” seru Emma gembira. J tulis Emma di YM-nya. Thank you! I love you so…. Much! Emma menulis lagi. J Stevin hanya membalas dengan emotion itu.
Emma berlari naik ke atas, ke kamarnya. Ia membuka laptopnya, memasang modem, dan mengklik Connect. Ia membuka halaman Facebook dan menulis : Yes, yes, yes! Setelah itu, dia mengklik tulisan Share. Stevin meneleponnya. “Jadi, bagaimana? Kau terima?” tanya Stevin. “Dengan sepenuh hati!” jawab Emma.  Emma menoleh halaman Facebook-nya. Segera, 27 orang langsung meng-comment. “Wah, ini menyenangkan!” seru Emma.
Ia melihat satu per satu comment itu, dan terkejut melihat comment terakhir. Comment yang ditulis oleh Manja. Rasanya, ia mau pingsan.
Eh, gw tau… low baru jadian ama si Stevin, kan? Gw tau itu…. Hahaha! Selamat, ya… tulis Manja. Emma menjadi takut setengah mati. Ia bingung, sebenarnya apa yang digunakan Manja sehingga tahu? Ia pusing tujuh keliling.
Mau tahu kelanjutannya? Ikuti terus My Word, My World! Dijamin seru, kan? Tunggu episode 9 : “Romansa Internet III”! dan terus ikuti episode 10 : “Ini kan…” jadi, jangan lupa ya…


0

My Word, My World

 
Episode 7:
“Surprise! This is for you!”



Greg terkaget. Di rumahnya, ternyata semua temannya datang. Rumahnya memang kecil, tetapi tidak ada yang kompromi.  “Selamat ulang tahun!” seru teman – temannya. Greg merasa terharu. Apalagi, Aloy sendiri yang merencanakannya. Bahkan, Jonathan yang tadi bersama dia sampai duluan.
Kemudian, mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun, dan Greg meniup lilin di kue tartnya. Setelah itu, mereka menyantap makanan yang dipesan dari tiga restoran : Hoka Hoka Bento, Pizza Hut, dan Kentucky Fried Chicken. “Ini ulang tahun terhebat buatku!” seru Greg senang.
Setelah itu, dia terduduk. Semua temannya sudah pulang, kecuali Aloy. Dia ikut membersihkan sisa pesta. “Happy Birthday, Ya!” seru Aloy. Greg tersenyum. “Thank you…” jawab Greg. Setelah selesai membersihkan sisa pesta, Aloy pulang. Greg terduduk di kamarnya. Dia mengambil handphone-nya, mulai mengetik sesuatu. Thank you buat hadiahnya, ya…. GBU! Setelah itu, dia menuliskan nomor Jane. Dan mengirimkannya. Memang, dari semuanya, hanya Jane yang member hadiah. Jadi malu Greg dibuatnya. Ia membuka hadiah dari Jane. Sebuah buku tulis dengan warna biru dan gambar mobil. “Kesukaanku,” gumam Greg. Ada pesan di situ!
Happy Birthday,
Happy Birthday,
God Bless You!
With love[1],
Jane
Greg hanya tersenyum, dan berbaring. Sementara itu, di lain tempat, dua orang sedang beromansa…. Saling berpikir, saling memperbaiki, saling melihat mata cinta mereka….. tunggu di episode 8 : “Romansa Internet II”



[1] With love dalam cerita ini maksudnya dengan senang hati dari Jane.
 
Copyright © This is Life